Magetan. Dalam rangka mendukung program percepatan serap gabah yang digalakkan oleh pemerintah, Babinsa Koramil 0804/01 Magetan Serda Nurdiawan terus berperan aktif dalam membantu petani di wilayah teritorialnya untuk memaksimalkan hasil panen dan mempercepat proses serapan gabah. Selasa (8/4/2025)

Sebagai garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan, Babinsa tidak hanya berperan dalam aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam pendampingan petani. Kolaborasi erat antara Babinsa, petani, dan Bulog memastikan proses pengadaan gabah berjalan lancar dan efisien, sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta ketahanan pangan nasional.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari beberapa faktor utama, seperti koordinasi yang solid antara semua pihak, pengawasan ketat dalam proses serapan, serta pendampingan teknis bagi petani guna meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Salah satu contoh nyata keberhasilan program ini terlihat dari capaian hasil panen 7,8 ton gabah dari lahan milik Pak  Suyono dan Pak Yoni di Desa Banyudono,Ngariboyo, Magetan yang diserap oleh bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

Dengan potensi pertanian yang besar, Desa Banyudono menunjukkan bahwa program serapan gabah kering panen dapat menjadi solusi dalam meningkatkan produksi pangan di daerah dan berkontribusi signifikan terhadap stok pangan nasional. Sinergi antara Babinsa, Bulog, dan petani menjadi kunci sukses dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Diharapkan, program ini terus berkembang dan semakin memberikan manfaat luas bagi para petani serta ketahanan pangan nasional. (red/01)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.