
Magetan. – Sosialisasi yang disampaikan oleh Narasumber dari STIKES Magetan Prof Heru menyampaikan tujuan pemberdayaan kapasitas kesehatan pasca krisis bencana di Desa Ngelang bertujuan untuk membangun kembali kemandirian masyarakat agar mampu mengelola masalah kesehatan secara mandiri dan mempercepat pemulihan. Upaya ini melibatkan penguatan sumber daya lokal, struktur organisasi Desa dan kesiapsiagaan untuk menghadapi ancaman di masa depan, Selasa (5/5/26)
Langkah-langkah pemulihan kesehatan primer sesuai standar minimal tiga rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kesehatan memastikan layanan dasar kembali berfungsi secara optimal. Membangun kembali jalur komunikasi antara pos kesehatan desa dengan dinas kesehatan daerah untuk pelaporan data yang akurat sangat penting.
Peran TNI-Polri sebelum menghadapi bencana melakukan antisipasi latihan kesiapsiagaan yang dilakukan oleh Babinsa Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serma Budi Wiyono dengan tujuan utama meningkatkan koordinasi lintas sektor agar lebih sigap dan efektif saat menghadapi kondisi darurat, latihan tersebut menjadi bagian upaya strategis dalam meminimalisasi dampak bencana melalui kesiapan operasional yang matang.
Dalam keterangannya, pihak TNI menegaskan bahwa fokus utama dari kegiatan ini bukan hanya pada aspek teknis, terapi juga pada pembentukan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana. Edukasi menjadi kunci penting agar warga mampu bertindak cepat dan tepat ketika situasi darurat terjadi, pungkasnya
Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat yang sadar bencana, minimal mereka mampu menyelamatkan diri sendiri dan lebih baik lagi jika dapat membantu keluarga serta lingkungan sekitar.langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan masyarakat secara menyeluruh sehingga tidak hanya bergantung pada bantuan aparat saat bencana terjadi.(R 8)